mereka
umpama barisan batas tanah,
dipancar mentari siang
disuluh rembulan malam
dia
laksana batas dilitup daun basah nan berat
tidak diterangi sinaran suria
tanpa dibasahi titisan hujan
jauh terlindung intaian bulan
dan sudahnya daun basah kan kering jua
untuk hembusan angin meniupnya pergi
episod bermula
mengenal basah embun pagi
membalas senyum manis mentari
indah!
menggigil sejuk di malam hari
melawan ngeri kegelapan malam
takut!
kini batas tanpa daun basah itu ...
umpama dia tanpa siapa-siapa
indah namun menyeramkan ...
Monday, 16 October 2006
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
Popular Posts
-
semalam, aku appreciate traffic jam. betul ni. aku berkata2 kat hubby, mula-mula okay aje sebab aku cuma tegur something yang yg dia patut b...
-
EDD aku (based on scan) was supposed to be on May 5th 2018, tapi nothing happened on that day. Monday 7th May aku still gi check up and doc...
-
U OLS MEMANG BEST!!!!!!! Boleh kata, ini gathering terhebat dalam tahun ni setelah berkali2 gathering untuk umat2 tag Joe Perantau tu. Awal2...
errrmmmm.....puisi raya ada tak? moood rayaaaaaaaaa ni....
ReplyDeletehmm isk tak paham la...tapi layannnnnnnnn je la
ReplyDeleteSelamat Hari Raya
ReplyDeleteMaaf Zahir dan batin